WHAT'S NEW

berita dan prestasi terbaru

Hasil UN Tetap Jadi Salah Satu Pertimbangan dalam SNMPTN

 

Jakarta, Kemendikbud --- Hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA yang akan diumumkan pada 18 Mei 2015 tetap menjadi salah satu pertimbangan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 0123/MPK.H/KR/2015 dan Nomor 8/M/KB/II/2015, tertanggal 17 Februari 2015.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud yang juga menjabat sebagai Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Ainun Na’im menyampaikan hal tersebut di hadapan awak media dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (25/2/2015). Keputusan ini berdasarkan pada peraturan pemerintah tentang Standar Nasional Pendidikan yang menyebut bahwa hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi peserta didik pada jenjang yang lebih tinggi.

“Hasil UN nanti akan menjadi salah satu faktor dalam menentukan apakah calon mahasiswa atau lulusan SMA yang mendaftar ke perguruan tinggi diterima atau tidak. UN menjadi salah satu faktor untuk membuat pertimbangan tersebut,” jelas Ainun.

Dalam SEB itu terdapat pula dua butir kesepakatan lain. Salah satunya adalah ketentuan mengenai penggunaan nilai UN SMA/sederajat dalam SNMPTN ditentukan oleh Panitia SNMPTN dan masing-masing PTN. “PTN mempunyai otoritas akademik dan tentu masing-masing perguruan tinggi mempunyai kultur dan karakteristik sesuai visi dan misinya, sehingga dalam menentukan berbagai sifat yang ada pada calon mahasiswa, itu menjadi kewenangan masing-masing PTN,” tambahnya.

Butir kesepakatan lainnya adalah panitia pusat UN diminta menyerahkan hasil pengolahan UN kepada panitia SNMPTN selambat-lambatnya pada 2 Mei 2015. Ainun berharap melalui skema baru UN yang berjalan mulai tahun ini, proses pembelajaran dan penilaian pendidikan di Indonesia akan menjadi lebih baik. Ini diharapkan bisa meningkatkan motivasi siswa untuk belajar lebih baik. Selain itu dapat  memotivasi sekolah memberikan layanan pendidikan yang lebih baik pula dan mencapai standar kompetensi lulusan yang diinginkan.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Furqon menjelaskan, laporan hasil UN juga akan disampaikan kepada setiap PTN sebagai bahan pertimbangan dalam memilih calon mahasiswa yang tepat untuk memasuki program studi tertentu di masing-masing PTN.

Sumber : kemdiknas.go.id 
Read more

Informasi Terkait Pendaftaran Bidikmisi 2015

Sehubungan dengan penyelenggaraan Program Bidikmisi tahun 2015, kami sampaikan informasi ke kepala sekolah ataupun pengelola teknis program ini, terkait dengan mekanisme pendaftaran Bidikmisi 2015.

Persyaratan untuk mendaftar tahun 2015 adalah sebagai berikut:

1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada
tahun 2015;
2. Lulusan tahun 2014 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan
ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
    a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM);
    b. Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya ;
    c. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata-rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir; dan atau
    d. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4, bila diatas itu , tidak diperkenankan.
6. Berpotensi akademik baik berdasarkan rekomendasi kepala sekolah, perlu diingat bahwa bidikmisi adalah untuk yang kurang mampu (miskin) jika tidak memenuhi syarat lebih baik tidak mendaftar.
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan
ketentuan:
a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
3) Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN
b. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.


Prosedur Pendaftaran Bidikmisi Online adalah sebagai berikut:

1. Sekolah merekomendasikan siswa di laman bidikmisi http://bidikmisi. dikti.go.id
2. Siswa yang sudah mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses menyelesaikan pendaftaran di http://bidikmisi.dikti.go. id
3. Pendaftar menggunakan KAP dan PIN pada masing masing seleksi masuk PT (SNMPTN, SBMPTN, UM) sesuai ketentuan dan jadwal masing masing seleksi

Untuk tahun 2015 ini, kami memberikan inovasi baru, yaitu pendaftaran Bidikmisi tidak wajib melalui sekolah. Kebijakan ini diberikan khusus pada:
1. Penerima Kartu Indonesia Pintar
2. Penerima BSM
3. Orang Tua merupakan penerima KPS
4. Orang tua merupakan penerima program keluarga harapan atau program sejenis yang dikeluarkan pemerintah daerah.
Pendaftaran dilakukan pada laman http://bidikmisi.dikti. go.id/siswa/default/login menu daftar pribadi .
Khusus untuk pendaftaran tanpa melalui sekolah, peserta harus menunjukkan bukti berkas / fisik sebagai penerima bantuan yang sudah disebutkan.Peserta yang tidak bisa menunjukkan bukti tersebut akan diberikan sanksi tegas sampai dengan pembatalan seleksi masuk.

Perlu diingat bahwa ini hanya terkait pendaftaran bidikmisi sedangkan pendaftaran seleksi masuk mengikuti ketentuan panitia seleksi masing masing.


Fasilitasi yang didapatkan penerima bidikmisi adalah

1. pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan ke PT mencakup ( UKT, SPP dan       sejenisnya) dengan pemberian subsidi langsung ke penyelenggara bidikmisi sebesar 400 ribu / bulan
2. biaya hidup sebesar minimal 600 ribu / bulan
3. biaya kedatangan dan tempat tinggal sementara (khusus bagi yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa) / kuota APBN


Pengumuman bidikmisi dilaksanakan setelah pendaftaran ulang seleksi masuk dan penerima yang sudah diverifikasi. 

INGAT : PENDAFTARAN BIDIKMISI TIDAK DIKENAKAN BIAYA DAN MEMBEBASKAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN BIAYA KE PT UNTUK KEPENTINGAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN. 

Pedoman Bidikmisi 2015 bisa diunduh di http://bidikmisi.dikti.go. id/petunjuk/pedoman
Informasi jadwal bisa dicek di laman http://bidikmisi.dikti. go.id/site/page?view=jadwal- penting ,walaupun pendaftaran sekolah masih diberikan waktu cukup panjang, pastikan sekolah sudah mendaftar sebelum batas akhir pendaftaran siswa untuk masing masing seleksi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, atas kerjasamanya yang baik kami ucapkan terima kasih 


Bidik Misi
Menggapai Asa, Memutus mata rantai kemiskinan


Read more

Info Pendaftaran SNMPTN 2015 dari panitia seleksi

1.     Ketentuan Umum : seleksi dilaksanakan melalui hasil penelusuran prestasi & portofolio akademik

2.      Sekolah harus kirim data prestasi siswa (nilai rapor) kelas terakhir ke pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS).

3.   Siswa yang berhak ikut seleksi adalah siswa yang miliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.

4.   Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pd masing-masing PTN di laman (website) PTN yang dipilih

5.   Syarat peserta : calon psrta hrs sudah berada di kelas terakhir pd pendidikan menengah (SMA/MA/SMK/MAK) & akan ikut UN 2015, memiliki catatan prestasi akademik di PDSS & penuhi syarat yang ditentukan masing2 PTN

6.  Cara daftar SNMPTN: login ke http://snmptn.ac.id gunakan NISN & password yang diberikan Kepsek waktu verifikasi data di PDSS; isi biodata, pilihan PTN, pilihan prodi, unggah foto pasfoto resmi terbaru & dokumen prestasi tambahan (jika ada); pelamar prodi ilmu seni dan keolahragaan hrs unggah portofolio/dok bukti keterampilan gunakan pedoman yang dpt diunduh pd laman snmptn.ac.id; siswa pelamar mencetak kartu bukti pendaftaran pd waktu yang telah ditentukan sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.

7.    Evaluasi seleksi berdasarkan minat, bakat, kemampuan, pengalaman di bidang seni/olahraga

8. Program studi bidang ilmu seni : seni rupa, desain (produk, komunikasi visual, interior,animasi/media digital), kriya (kulit/logam/tekstil), media rekam, seni pertunjukan (tari, drama, musik).

9.     Program studi bidang ilmu keolahragaan : Ilmu keolahragaan, pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi, pendidikan kepelatihan olahraga, pendidikan jasmani dan kesehatan.

10. Pilihan program studi SNMPTN 2015 maks 2 PTN dgn ketentuan jika memilih 2 PTN maka salah satu PTN harus di provinsi yang sama dgn asal sekolah siswa. Maksimal memilih 3 prodi dgn ketentuan 1 PTN maksimal 2 prodi.

11. Pembiayaan SNMPTN 2015 : seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah. GRATIS.

12. Jadwal penting SNMPTN : peluncuran 15/1, pengisian & Verifikasi PDSS 22/1-12/3, pendaftaran 13/2-15/3, pengolahan data 16/3-8/5, pengumuman kelulusan 9/5, daftar ulang 9/6.

13. Jumlah sekolah yang sudah isi PDSS 10.398 dr 19.112 sekolah (1.157.453 siswa)

14. Daya tampung SNMPTN 2015 sebanyak 137.781


15.    Call center SNMPTN 2015 0804 1 450 450, laman http://www.snmptn.ac.id

Sumber : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
Read more

Tiga Bentuk Pemanfaatan Hasil UN

  

Jakarta, Kemendikbud --- Hasil ujian nasional tahun 2015 akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk tiga pemanfaatan. Pemetaan mutu program dan satuan pendidikan, dasar seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya, dan pembinaan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Ketiga hal tersebut mengemuka pada rapat kerja (raker) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dengan Komisi X DPR RI, di Gedung Nusantara I DPR RI, Selasa (27/01/2015).

Dalam paparannya Mendikbud menyampaikan, untuk pemetaan, hasil UN tidak hanya dimanfaatkan oleh pemerintah saja. Siswa, orang tua, dan guru juga bisa memanfaatkan hasil UN yang tertera dalam surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) untuk pemetaan dan pembinaan.

Mendikbud mengatakan, dalam laporan hasil UN yang akan diterima siswa ada beberapa komponen yang bisa dibaca. Jika selama ini yang tertera di hasil UN siswa hanya angka dan mata pelajaran, maka di SKHUN tahun ini siswa tidak hanya dapat melihat nilainya tapi juga rerata sekolah, rerata nasional, dan deskripsi nilai.

“Anak bukan hanya mendapatkan angka, tapi juga komponenya,” ujarnya. Komponen yang dimaksud Mendikbud adalah penjabaran setiap mata pelajaran yang diujikan dalam UN. Ia mencontohkan, pada pelajaran matematika misalnya, komponen yang dinilai adalah trigonometri, aritmatika, dan geometri. Siswa dapat melihat dimana kekuatan dan kelemahannya dalam mata pelajaran ini.

Setelah data terkumpul, tidak hanya siswa yang mengetahui kompetensinya, tapi juga guru, sekolah, dan orang tua. Dan untuk perbaikan, hasil tersebut bisa digunakan oleh musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) untuk dijadikan acuan dalam menyusun materi pembelajaran.

Mendikbud menjelaskan, dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan siswa pada mata pelajaran yang diujikan, maka juga dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan tempat siswa melanjutkan pendidikannya. Sekolah baru siswa tersebut bisa menjadikan hasil UN ini sebagai pegangan untuk pembinaan kepada siswa ini.

Dengan pergeseran pemanfaatan hasil ujian nasional ini, Mendikbud berharap agar ujian nasional tidak lagi jadi ujian berisiko tinggi. Ia menekankan, UN harus memiliki orientasi positif dan menjadi insentif. “Itu yang kita dorong,” katanya. (Aline Rogeleonick)

Sumber : http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/3773
Read more

MEGAHITS SMABA 2015, Dies Natalis ke-37 SMAN 1 BATU




        


        

SMAN 1 BATU PROUDLY PRESENTS @MEGAHITS_SMABA #MEGAHITS2015

Read more

Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran Dies Natalis SMAN 1 Batu ke-37



Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H sekaligus 
Tasyakuran Dies Natalis SMA Negeri 1 Batu ke-37 berjalan sukses.
























.
Read more

Announcement

pengumuman dan informasi terbaru

Prestasi

Pencapaian Prestasi Terbaru

Online School Magazine

parama online school magz
Follow and Update from

TWITTER @smabasev

Like Our

FAcebook fanspage

SMA NEGERI 1 BATU

KAMPUS SMABA
Jl. KH. Agus Salim 57 Kota Batu
Telp./Fax. (0341)-591310 | Kode Pos 65314
Email: sman1batu@yahoo.com

Follow by Email

SHORTCUT