WHAT'S NEW

berita dan prestasi terbaru

PENGUMUMAN BAGI SELURUH SISWA KELAS XI DAN ALUMNI PENERIMA NILAI 10 UAN

SELURUH SISWA KELAS XI WAJIB KE SEKOLAH PADA :
HARI / TGL : SABTU, 20 DESEMBER 2014
PUKUL :08.00 WIB
ACARA : PENERIMAAN SEPATU DARI PEMKOT BATU
TEMPAT : SMAN 1 BATU
SIFAT : WAJIB HADIR

DEMIKIAN PENGUMUMAN INI UNTUK DIPERHATIKAN DAN DILAKSANAKAN.

PENGUMUMAN KE 2 :
DIHARAP KEHADIRANYA PARA PERAIH NILAI 10 NILAI UAN TAHUN 2013-2014
ATAS NAMA :
1.DELLA SAFIRA
2.KARIN MIRDA Y
3. NUROHMAT JUFRI
4. CAKRA MAHASURYA
5. M. FAKHRUL ISLAM

HARI / TGL : SABTU, 20 DESEMBER 2014
PUKUL :08.00 WIB
ACARA : PENERIMAAN PENGHARGAAN
TEMPAT :HUTAN KOTA (DEPAN STADION BRANTAS)
SIFAT : WAJIB HADIR
CATATN : MEMBAWA KARTU PELAJAR / KTP

DEMIKIAN ATS PERHATTIANYA DIUCAPKAN TERIMA KASIH


Read more

Sekolah Gratis Berlanjut Hingga S2


BATU – Sekolah gratis di Kota Batu tidak hanya sebatas mulai SD hingga SMA/SMK, tetapi juga berlanjut kepada mahasiswa S2. Dwi Yuwono Kristanto adalah warga asli Kota Batu yang akan merasakan sekolah gratis untuk S2 karena adanya beasiswa dari Pemkot Batu. 

Warga Kampung Meduran Kelurahaan Sisir Kota Batu itu adalah mantan siswa SMA 2 Batu yang baru saja menyelesaikan S1 Jurusan Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Dia siap-siap terbang ke Filipina untuk melanjutkan S2 di University of the Philippines Los BaƱos, awal Januari nanti. 

‘’Saya sudah mengikuti tes melalui internet dan dinyatakan diterima. Jadi saya tinggal berangkat ke Filipina, Januari nanti,’’ tegas Kristanto kepada Malang Post ketika ditemui di Balai Kota Batu, kemarin. 
Kristanto sudah bertemu dengan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko terkait penerimaan beasiswa itu di Balai Kota, kemarin. ER sudah memberikan kebijakan bahwa beasiswa diberikan Kristanto untuk biaya kuliah dan biaya hidup. Biaya kuliah bisa menggunakan anggaran dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, sedangkan biaya hidup di Filipina menggunakan anggaran Kesra. 

ER menjelaskan, pemberian beasiswa itu untuk memotivasi siswa lainnya agar berprestasi. ‘’Pemberian beasiswa ini bukan semata-mata karena ada anggaran, tetapi bagaimana kami memotivasi siswa untuk lebih berprestasi. Setidaknya mereka lebih tenang untuk melanjutkan sekolah dan selalu ada solusi biaya,’’ tegas ER. 

Mereka yang diberi beasiswa diikat dengan perjanjian harus kembali ke daerah. Itu karena Pemkot Batu memiliki keinginan meningkatkan kualitas SDM warga Kota Batu. Salah satunya adalah dengan memberikan beasiswa, baik tingkat SD hingga SMA, termasuk beasiswa ke Perguruan Tinggi, baik dalam maupun luar negeri. 

Sementara itu Mistin, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menjelaskan, tahun ini Pemkot Batu memberikan beasiswa kepada enam mahasiswa di UB. Mereka mengambil jurusan Teknologi Hasil Pertanian dan Jurusan Pariwisata. (feb)

Sumber : http://www.malang-post.com/agropolitan/96115-sekolah-gratis-berlanjut-hingga-s2
Read more

Pramuka Gerakan Revolusi Akhlak

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan, Pramuka Adhyaksa Dault mengatakan aspek nasionalis dan religius sangat penting dalam mengaplikasikan revolusi mental ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, dua kepribadian harus sejalan untuk dunia dan akhirat.

"Untuk mental, karena revolusi mental itu menurut saya jalan kembali ke nasionalis religius ajaran agama masing-masing, supaya mentalnya kuat, supaya orientasinya jelas  ke kehidupan bangsa dan bernegara, dan kehidupan akhirat,” kata Adhyaksa saat saat membuka acara “ESQ Character Building Tingkat I Kwarter Nasional ” di Taman Rekreasi Wiladatika, Jakarta, kemarin.

Turut dalam acara ini, Pendiri ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian. Pelatihan ESQ ini akan  digelar selama dua hari kemarin. Mantan Menpora tersebut menjelaskan jika Presiden Jokowi memerintahkan kabinetnya untuk melakukan pengabdian, maka di Pramuka perlu ada perpaduan untuk akhlak dan usaha.

"Jika Presiden Jokowi meminta kabinetnya untuk bekerja, kita di gerakan Pramuka akan melakukan revolusi akhlak dengan mengaji, mengaji, mengaji dan bekerja," katanya.

Mantan Menpora ini menambahkan, Pramuka merupakan wadah yang tepat untuk melakukan revolusi mental generasi muda karena menjadi ekstrakurikuler yang wajib berdasarkan kurikulum 2013. Namun, revolusi mental ini harus dibarengi dengan revolusi sistem.

“Bagi Gerakan Pramuka revolusi mental dan revolusi sistem adalah dua hal yang berjalin berkelindan, akreditasi dan pendataan ulang adalah bagian dari revolusi sistemik Pramuka,” tegasnya.

Adhyaksa menargetkan pada 2018 seluruh gugus depan (gudep) yang tersebar di seluruh Indonesia sudah terakreditasi. Pada tahun 2015 akreditasi 50 persen , tahun 2016 akreditasi 50 persen,  2017 akreditasi 70 persen. “2018 akreditasi 100 persen,” cetus dia.

Dengan adanya akreditasi akan terjadi peningkatan kualitas gudep, gudep merupakan ujung tombak Gerakan Pramuka yang menjadi tempat berkumpul dan berlatih para anggota muda baik Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega. “Dari sinilah pendidikan kepramukaan membentuk mental generasi muda Indonesia berawal,” ucap Adhyaksa.

Kedepannya, Adhyaksa berharap pembina gudep di sekolah akan bertanggung jawab atas gudep terakreditasi. Dalam konteks ini pembina gudep akan bekerjasama dengan sekolah dan madrasah. “Selain Gudep biasa ini juga berlaku bagi gudep Sako (Satuan Komunitas) yakni satuan organisasi penyelenggara pendidikan kepramukaan yang berbasis antara lain profesi, aspirasi dan agama,” jelas dia.

Selain akreditasi gudep, Kwarnas Pramuka juga melakukan pendataan anggota secara online. Sebab selama ini belum ada data yang valid mengenai jumlah anggota Pramuka di seluruh Indonesia. Padahal dengan dimasukkannya Pramuka sebagai ekstra kurikuler wajib dalam Kurikulum 2013, Pramuka menjadi wadah yang efektif dalam membentuk karakter generasi muda. (jpnn/aim)

Sumber : http://www.malang-post.com/pendidikan/96131-pramuka-gerakan-revolusi-akhlak
Read more

Anies Baswedan Putuskan Hentikan Kurikulum 2013

imagesKementerian Pendidikan dan Kebudayaan resmi menghentikan pelaksanaan kurikulum 2013, dan mengembalikan Kurikulum ke tahun 2006 untuk semester genap 2014-2015, diseluruh Indonesia.
Meskipun, dihentikan, Namun Anis mengatakan kurikulum akan diperbaiki dan dikembangkan melalui sekolah-sekolah yang sudah tiga semester menerapkan K13.
“Proses penyempurnaan K 13 tidak berhenti, akan diperbaiki dan dikembangkan, serta dikembangkan disekolah-sekolah percontohan yang selama ini telah menggunakan K 13 selama 3 semester terakhir,” Kata Anis, kepada wartawan, saat Konfrensi Pers, di Kemendikbud, Jumat (5/12) seperti yang dilansir INDOPOS (Grup JPNN.com).
Anis mengatakan pengambilan keputusan ini berdasarkan fakta bahwa sebagian besar sekolah belum siap melaksanakan kurikulum 2013, karena beberapa hal, diantaranya kesiapan buku, sistem penilaian, penataran guru, pendampingan guru dan pelatihan kepala sekolah.
kendati, akan mengembalikan kurikulum ke 2006 katanya,  keputusan ini tidak akan merubah prinsip dasar yang terkandung dalam K13, menurutnya ada banyak kesamaan prinsip antara kurikulum 2006 dan K 13, diantaranya, konsep  penilaian  otentik dan pembelajaran tematik terpadu.
“Jadi, kepada guru dan kepala sekolah tidak usah khawatir, silakan kembangkan metode pembelajaran dalam kelas. kami berharap guru kreatif, menciptakan terobosan- terobosan dalam mengajar,” ujarnya.
Anis menggarisbawahi bagi sekolah yang baru melaksanakan K 13, satu semester agar segera kembali ke kurikulum 2006, sementara,  yang sudah menerapkan tiga semester akan dijadikan sekolah percontohan dalam  pengembangan penerapan K 13 dengan bimbingan dan panduaan dari dikbud.
“Namun, Kalau ada yang sudah jalan 3 semester, kemudian  tidak siap melanjutkan silakan untuk mengajukan diri untuk mendapatkan pengecualian,” ujarnya.
Penerapan kurikulum K 13 disejumlah sekolah nasional, lanjutnya akan terus dikembangkan dan tidak akan dihentikan, sekolah-sekolah ini kedepannya, akan menjadi percontohan metode pengembangan K 13.
“Yang sudah menerapkan K 13, ada sekira 6.221 dari sekira 200 ribu lebih sekolah, diantaranya SD 2598 sekolah, SMP 1437 sekolah, SMA 1165 sekolah dan SMK 1021 sekolah, jadi sekolah-sekolag ini, akan menjadi percontohan kedepannya,” kata Anis.
Selain itu, untuk memantapkan penerapan kurikulum k 13, Kemendikbud akan mengembalikan tugas pengembangan K 13 kepada pusat kurikulum dan perbukuan, tidak lagi ditangani oleh tim Ad hok yang bekerja jangka pendek.
“Jadi, Orientasinya kepada sekolah percontohan dan pengembangan kesekolah lain. Proses bertahap. Konsentrasi kepada kepala sekolah dan guru, training pelatihan, termasuk kepada sekolah yang belum terapkan K 13. Penerapan kurikulum bukan berhenti. Sebagai bagian persiapan, dan akan di pantau oleh tim kemdikbud,” ujarnya.
Sebagai bagian dari pemantapan penerapan kurikulum 2013, Anis juga menyinggung tentang buku yang menjadi panduan penerapan. Anis mengatakan buku yang sudah dicetak dan yang sudah disalurkan kesekolah-sekolah untuk disimpan, sampai guru-guru siap melaksanakan K 13. Dan yang belum dicetak dan belum tandatangan kontrak untuk tidak melanjutkan lagi.
Nah, terkait penetapan penghentian pelaksanaan K 13, Kemendikbud hari ini (5/12), akan mengirimkan surat kepada  seluruh kepala sekolah, untuk kembali menerapkan kurikulum 2006.(jpnn)
Read more

SKHUN

Diberitahukan kepada para ALUMNI 2013/2014 untuk segera CAP 3 JARI SKHUN di ruang Kurikulum.

Read more

DATA ISIAN WAJIB BAGI PESERTA DIDIK SMAN 1 BATU

Deritahukan kepada seluruh peserta didik SMAN 1 Batu harap segera mengisi dan mengumpulkan
Read more

Announcement

pengumuman dan informasi terbaru

Prestasi

Pencapaian Prestasi Terbaru

Online School Magazine

parama online school magz
Follow and Update from

TWITTER @smabasev

Like Our

FAcebook fanspage

SMA NEGERI 1 BATU

KAMPUS SMABA
Jl. KH. Agus Salim 57 Kota Batu
Telp./Fax. (0341)-591310 | Kode Pos 65314
Email: sman1batu@yahoo.com

Follow by Email

SHORTCUT